Apa yang dimaksud Surat Pemberitahuan

Pada kesempatan kali ini, pembelajaran berkenaan dengan SPT. Apa sebenarnya SPT itu? Untuk  bulan Pebruari dan Maret sering kita lihat spanduk misalnya bertuliskan ”Batas pelaporan SPT tahunan paling lambat: 31 Maret 2009 untuk WP OP dan 30 April 2009 untuk WP Badan”.

Terkadang untuk Wajib Pajak yang baru terdaftar/memiliki NPWP dan orang yang belum ber NPWP, mungkin akan sedikit bertanya-tanya, apa sih SPT?

Definisi SPT sendiri sudah tercantum dalam UU No 6 tahun 1983 tentang KUP sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 16 tahun 2009

Definisi SPT

SPT (Surat Pemberitahuan) adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. (Pasal 1 angka 11 UU KUP)

Jenis SPT yaitu:

  • SPT Masa, yaitu Surat Pemberitahuan untuk suatu Masa Pajak
  • SPT Tahunan, yaitu Surat Pemberitahuan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak

Lalu  ada berapakah  jenis SPT masa dan tahunan?

SPT Masa ada beberapa jenis, antara lain:

  1. SPT Masa PPh Pasal 21/26
  2. SPT Masa PPh Pasal 22
  3. SPT Masa PPh Pasal 23/26
  4. SPT Masa PPh Pasal 25
  5. SPT Masa PPh Pasal 4(2)
  6. SPT Masa PPN
  7. SPT Masa PPN Pemungut
  8. SPT Masa PPnBM

SPT Tahunan ada beberapa jenis:

  • SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi
  • SPT untuk Wajib Pajak yang berstatus sebagai pegawai (1770 S)
  • SPT untuk Wajib pajak OP yang berstatus sebagai usahawan (1770)
  • SPT untuk Wajib Pajak OP yang berstatus sebagai pegawai dengan jumlah penghasilan bruto setahun kurang dari Rp. 60.000.000,- (1770 SS)
  • SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan (1771)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *